KENDAL - INDONESIA. Bupati Kendal, Mirna Anissa melahirkan rasa terkejut dengan viral video guru dibuli di SMK NU 03 Kaliwungu.

Susulan itu, dia segera ke sekolah tersebut untuk mendapatkan kepastian dengan apa yang terjadi.

Menerusi laporan Detik News, meskipun, keterangan bertulis dari pengetua sekolah sudah diedarkan dan menyebut peristiwa itu hanya guruan. Namun Bupati tetap datang bahkan turut menasihati lima pelajar yang terlibat dalam video berdurasi 24 saat tersebut.

Mirna bertemu lima pelajar tersebut di pejabat pengetua sekolah. Malah dia turut memberi nasihati manakala  pelajar hanya tunduk ketika Mirna bicara.

Malah keluarga pelajar turut dipanggil pihak sekolah.

Bupati meminta penjelasan berkait video itu kepada para siswa. Ia juga meminta agar mereka berjanji tidak mengulanginya lagi. Bahkan Mirna juga menggertak jika mereka nakal akan serahkan kepada balai polis.

"Sekiranya anda nakal, sedikit nakal, hantar ke balai polis, mungkin untuk sehari dua," kata Mirna kepada ibu bapa murid yang datang.

Pertemuan antara Bupati dan guru beserta perwakilan Pendidikan Jawa Tengah juga untuk membahas peristiwa yang terjadi hari Khamis lalu itu.

Secara peribadi, Mirna mengaku prihatin dengan perlakuan para pelajar dan guru dalam video itu.

"Dari kronologinya ditanya siapa (melempar kertas) tidak mengaku, kemudian lima pelajar ke hadapan, seolah tidak apa-apa, dari situ etika sudah tidak ada, Reaksi gurunya juga... Etika tidak ada. Tidak ada nilai pendidikannya," kata Mirna.

Jelasnya, walaupun tindakan terhadap sekolah menengah berada di bawah Dinas Pendidikan Jawa tengah, namun Mirna merasa perlu campur tangan kerana berkaitan dengan etika warga Kendal.

"Saya prihatin, jangan sampai ditiru siapapun," tegasnya.

[ARTIKEL BERKAITAN: Pelajar kurang ajar! ]